MAMAKU YANG SEXY

Minggu, 17 April 2011 · Posted in

          Ini adalah kisah nyata yang kualami ketika aku masih duduk di bangku SMP,umurku waktu itu masih 14 tahun. Pengalaman yang nggak mungkin kulupakan seumur hidupku karena di usiaku yang masih sangat belia aku sudah mengenal sex dan yang lebih parah lagi,mamaku sendiri yang mengajari aku tentang sex.
          Cerita ini berawal pada suatu pagi yang dingin,aku terbangun dari tidurku pukul lima pagi,maklum jarak sekolah yang harus aku tempuh cukup jauh sehingga mengharuskan aku untuk bangun lebih awal setiap harinya. Pagi itu aku bangun langsung bergegas ke kamar mandi,nggak seperti biasannya pagi itu pintu kamar mandi sudah tertutup dan aku dengar seseorang sedang mandi,siapa lagi kalau bukan mamaku yang sedang mandi karena aku cuma tinggal dirumah berdua dengan mama. "Ma... adek mau mandi!" seruku di depan kamar mandi,"Ntar adek telat ma..." sambil ku ketok pintu kamar mandi. "Iya dek.. sebentar,adek sarapan dulu aja,mama juga buru-buru nich mau ke pasar" jawab mamaku dari dalam kamar mandi. Aku segera berlalu meninggalkan kamar mandi dan menuju ke meja makan,dimeja makan sudah tersedia susu hangat dan roti isi kesukaanku,ketika aku sedang menikmati roti sarapanku tiba-tiba muncul keinginan isengku,tiba-tiba saja muncul keinginan yang kuat dibenakku untuk mengintip mama yang sedang mandi,aku ragu-ragu,antara berani dan takut tapi rupannya bisikan setan telah membuat aku lupa diri,aku sangat ingin melihat tubuh mamaku. pelan-pelan aku beranjak dari dudukku,dengan melangkah berjingkat kudekati kamar mandi,kudengar mama masih asik mandi sambil bernyanyi kecil,semerbak bau sabun dari dalam kamar mandi semakin menguatkan keinginanku untuk mengintip mamaku. Pintu kamar mandi dirumahku memang nggak begitu rapat,ada celah sekitar 10cm dibawah pintu dan sekitar 20cm di bagian atas pintu. Perlahan tapi pasti aku dekati pintu kamar mandi dan aku merangkak pelan-pelan ketika hampir sampai di depan pintu,aku berencana akan mengintip mamaku dari celah dibawah pintu,dadaku berdetak kencang sekali,ada rasa takut tapi aku juga sangat penasaran dengan tubuh mamaku. Ketika aku sudah sangat dekat dengan pintu kamar mandi aku mulai mengintip,aku lihat kaki mamaku yang putih mulus dari telapak kaki samapai ke betis,huh.. aku makin penasaran,kuberanikan diri mengintip lebih dekat,oh... aku lihat pantat mama yang juga putih mulus dan kebetulan mama berdiri agak mengangkang sehingga aku juga bisa melihat jembut mamaku yang basah,hatiku dag dig dug nggak karuan menyaksikan pemandangan yang baru pertama kali aku lihat itu sambil kuremas-remas kontolku aku berusaha untuk bisa mengintip memek mamaku sejelas mungkin,aku penasaran sekali dengan benda yang ditumbuhi jembut itu. Baru asik-asiknya mengintip sekilas kulihat mama mengambil handuk pertanda mandinya telah usai,aku segera beranjak dari tempatku mengintip dan segera bergegas ke meja makan lagi pura-pura menikmati sarapanku sambil berusaha menenangkan gemuruh didadaku yang rasanya sungguh nggak karuan.
"Sudah sarapannya dek,mandi sana,mama sudah selesai",kata mamaku sambil berjalan melintasiku yang sedang duduk di meja makan.
"Iya ma..." sahutku lirih karena masih ada perasaan yang berkecamuk didadaku sambil kulirik mamaku yang sedang berjalan didekatku hanya dibalut dengan handuk sampai sebatas dada,mamaku memang sexy,kakinya jenjang sampai sebatas paha dan dadanya lumayan montok dan putih apalagi dengan rambut basah seusai keramas dan bau aroma sabun. Oh.. aku menarik nafas panjang. Sesampai dikamar mandi aku mengingat kembali apa yang tadi sempat aku lihat dan tiba-tiba saja kontolku sudah tegang,sambil mandi aku elus-elus kontolku dengan sabun dan rasanya sungguh nikamat sekali,nggak kusadari aku melakukan onani sambil membayangkan tubuh mamaku yang telanjang. Seusai mandi aku berangkat ke sekolah dan hari itu rasanya berjalan lambat sekali,aku nggak bisa konsentrasi di sekolah bahkan sampai malam hari akupun nggak bisa belajar,bayangan peristiwa pagi tadi membuat aku benar-benar kehilangan akal sehatku. Dan setelah hari itu aku aku jadi punya kebiasaan buruk,aku sering mengintip mama mandi baik pagi maupun sore dan aku juga senang melakukan onani sambil membayangkan tubuh indah mamaku yang telanjang.
          Sedikit cerita tentang mamaku,beliau adalah wanita yang ketika itu berusia sekita 35 tahun,mamaku belum lama bercarai dari papa,mamaku menjanda baru sekitar 1 tahun,sebenarnya aku punya adik perempuan yang sekarang tinggal bersama papaku di lain kota. Mamaku memiliki tubuh yang tinggi dan langsing,dada montok,berkulit putih bersih dan mamaku suka sekali berdandan dan berpakaian sexy,maklumlah mamaku masih muda dan enerjik,mamaku juga cantik dan memiliki rambut yang sangat indah panjang sebahu. itu sekilas tentang mamaku.
          Hari naaskupun tiba setelah sekian lama kulakukan kegiatan rutin mengintip mama mandi dan peristiwanya terjadi pada sore hari. Ketika aku sedang asik-asiknya mengintip mama,"Ngapain disitu dek?" Suara mama yang sedang mandi mengejutkanku dan rasanya sore itu jantungku mau copot. Rupannya mama tahu kalau aku sedang mengintip. Aku diam terpaku di tempatku mengintip tanpa berani menjawab teguran mama dan tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka,mama keluar dengan berbalut handuk dan mendekatiku yang sedang tertunduk lesu,mama memegang tanganku,"Ayo ikut mama!" kata mamaku sambil menarik tanganku,mama membimbingku untuk masuk ke kamar mandi,aku diam saja tapi kuikuti langkah mamaku dengan perasaan yang campur aduk nggak karuan. Sesampai di dalam kamar mandi mama membuka pakaianku satu persatu sampai aku telanjang. Mama mandiin ya". Kata mamaku pelan dan aku hanya berani mengangguk dan aku kaget setengah mati ketika mama juga membuka handuk yang melilit tubuhnya. Mama telanjang didepanku tanpa sehelai benangpun,sambil tersenyum mama bilang,"Nggak usah takut dek.mama tahu kok,adek sering mengintip mama,mama maklum,adek kan sekarang sudah gede". Mama mulai menyirami tubuhku dengan shower sampai aku benar-benar basah,kemudian mama mulai menyabuni tubuhku dengan telaten dan tidak ketinggalan kontolku yang sudah menegangpun di elus-elus sama mama dengan sabun,rasanya nikmat banget. Selesai menyabuni tubuhku mama memberiku sabun sambil berkata"Gantian dek,adek mandiin mama ya..." Akupun memberanikan diri mengusap tubuh mamaku dengan sabun,ketika sampai dibagian dada aku ragu untuk menyentuh dada mama yang indah itu namun mama membimbinhg tanganku agar aku  tidak ragu,kuusap seluruh tubuh mamaku tanpa ragu lagi bahkan bagian intim mamapun kuusap dengan berani dan sedikit kumainkan jariku disana,mama menggelinjang,"Geli dek.." kata mamaku nakal. Yah,sore itu aku mandi bareng mama dan setelah selesai mandi aku memberanikan diri bilang ke mama bahwa aku merasa senang bisa mandi bareng mama,"Besok lagi ya ma.." kataku berharap dan kulihat mama tersenyum.
          Malam setelah kejadian aku mandi bareng mama aku sulit sekali untuk tidur,aku teringat terus dengan kejadia tadi sore itu,aku mulai mengelus-elus kontolku yang tegang,pengen sekali aku melakukan onani. Aku sengaja melepas semua pakaianku,aku telanjang dan sambil rebah di tempat tidur aku mulai mengocok kontolku,"oh... mama..". bisikku diantara rasa nikmat. Aku terus mengocok kontolku sambil membayangkan bercinta dengan mama. Ketika tengah asik onani tiba-tiba aku merasa ada yang menyentuh tanganku,kubuka mataku dan kulihat mamaku duduk disamping tempat tidurku sambil tersenyum,mama cantik sekali malam itu,mama hanya memakai baju tidur yang sangat tipis,sehingga terlihat dengan jelas buah dadanya yang tidak memakai BH. Mama meraih tanganku yang sedang menggenggam kontolku yang tegang,"Sini mama bantu".. bisik mamaku lirih,aku hanya pasrah,mama mulai mengelus kontolku,menggenggamnya dan mengocoknya,aku diam saja sambil menikmati aksi mamaku,kupejamkan mataku dan kunikmati permainan itu,kurasakan sesuatu yang basah dan lembut dikontolku,aku penasaran,aku coba melihat apa yang dilakukan mama."Oh..." Rupannya mama sedang mengulum kontolku. "Ma....enak banget ma..oh..." Kuluman mama benar-benar membuat aku kelojotan,sekitar 5 menit mama menghisap dan menjilati kontolku hingga akhirnya aku nggak bisa menahan ejakulasi,air manikupun menyembur semua didalam mulut mama,sambil terus mengulum dan mengocok kontolku kulihat mulut mama berlumuran spermaku,juga tangannya basah oleh cairan putih kentalku. "Sudah ma..." pintaku lirih,namun mama terus saja mengulum kontolku sampai akhirnya kontolku lemas dan mengecil. Mama tersenyum menyaksikan keadaanku yang tidak berdaya saat itu. Mama mendekatiku dan memelukku erat sekali sambil mencium pipiku mama bertanya,"Adik suka nggak?" "Iya ma.."sahutku diantara nafasku yang masih nggak menentu. "Adik istirahat dulu sebentar ya,nanti kita lanjutkan dengan sesuatu yang lebih seru."
          Sekitar 10 menit aku dan mama hanya berbaring diam menetralkan suasana,kubiarkan saja tubuhku yang telanjang dipandangi oleh mama,aku cuek saja karena aku juga merasa sangat letih. "Dek... lagi yuk? kata-kata mama mencairkan suasana yang sunyi malam itu,"Iya ma.. " jawabku.
Mama bangun dari tidurnya dan duduk disampingku,dipandanginya kontolku yang masih lemas sambil tersenyum. Mama turun dari tempat tidur dan kulihat mama menyingkap daster yang dipakainya,rupanya mama sedang melepas celana dalamnya,sekilas kulihat jembut mama yang tidak terlalu lebat. Mama kembali menghampiriku,naik ke tempat tidur dan tanpa sungkan mama mengangklangi wajahku,disingkapnya dasternya ke atas dan dijepit pakai kedua sikunya. Dalam posisi seperti itu aku bisa melihat dengan jelas memek mamaku yang tepat berada di depan mulutku,jari jemari mamapun beraksi menyibak jembutnya yang halus dan memek mama terlihat merekah dengan itilnya mencuat keluar,"Ayo dek,jilatin.." pinta mamaku penuh harap. Semula aku ragu namun kulakukan juga,kupegang pantat mama supaya memeknya lebih dekat lagi ke mulutku dan akupun beraksi ...BERSAMBUNG...



     

3 Responses to “MAMAKU YANG SEXY”

Diberdayakan oleh Blogger.

Search